Langsung ke konten utama

Sebanyak 300 Lowongan CPNS Khusus untuk Penyandang Disabilitas

Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan menambah jumlah penerimaan CPNS tahun 2014 khusus untuk penyandang cacat.

Menurut Menteri PAN dan RB, Azwar Abubakar, akan dibuka lowongan untuk 300 orang kaum disabilitas. Sebelumnya, tahun 2013 hanya menerima 250 orang. Mereka, kata Azwar, bisa ditempatkan di slot khusus, misalnya untuk mengoperasikan komputer atau call center.

“Supaya kita juga bisa melatih dioptimalkan kemampuannya. Minimal komputer kan di mana-mana ada,” kata Azwar di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat 6 Juni 2014.

Tak hanya kaum disabel, Azwar juga harus mencari para dokter spesialis untuk ditempatkan di puskesmas di berbagai daerah. Hal ini, untuk mendorong program BPJS Kesehatan agar berjalan dengan baik.

“Pemerintah mengeluarkan uang sekian triliun, tetapi tenaganya juga harus cukup. Kita imbangi, nanti kerjasama dengan Depkes daerah mana saja yang dibutuhkan,” kata dia.

Untuk dokter sendiri dibutuhkan 3000 orang. Sehingga semua puskesmas diwajibkan ada dokter. “Kalau tidak ada dokter, namanya bukan rumah sakit itu,” ujar Azwar.

Selain itu, untuk mencegah agar para sarjana pintar tak pergi atau direbut oleh negara lain, pemerintah juga akan mengadakan perekrutan khusus untuk para sarjana pintar agar bisa menjadi pegawai negara.

“Kita buat tim untuk perekrutan untuk masuk ke LIPI, BPPT, jadi orang-orang itu jangan dicuri luar negeri. Walaupun pembayaran tidak memuaskan, minimal kita merangkullah,” ucapnya.

Perekrutan khusus tak hanya dilakukan untuk para sarjana pintar, tetapi perekrutan guru dan perawat di daerah seperti Papua dan Maluku. Menurut Azwar, anak-anak lulusan SMA di daerah itu akan direkrut masuk PNS, kemudian, akan dilatih menjadi guru atau perawat dengan beasiswa.

“Sekarang kadang nggak tamat SMP gurunya, ini kan nggak sehat,” kata dia.

Sementara, secara keseluruhan tahun 2014 akan dibuka lowongan sebanyak 100 ribu. Untuk pusat 35.000 dan daerah 65.000. Sementara ujiannya, akan dilakukan pada 2 Juli 2014. “Bulan ini kita beri kematangan formasi,” terangnya.

Atas kebijakan-kebijakan itu, Azwar menyatakan, Wakil Presiden Boediono sangat mendukungnya. “Beliau setuju, berikan dukungan yang kuat. Apa yang baik ini perlu diberikan,” ujarnya.

Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Belum Perlu Merekrut PNS

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), yang diresmikan sebagai daerah otonom baru sebagai pemekaran wilayah Kalimantan Timur belum memerlukan pegawai negeri sipil (PNS) baru. Kepala Bagian Humas Pemkab Nunukan, Kaltim, Hasan Basri optimistis, Kaltara belum perlu merekrut PNS. “Pejabat Kaltara bisa diambilkan dari lima kabupaten yang tergabung di Kaltara,” papar Hasan. Menyinggung pernyataan Mendagri bahwa daerah otonom baru tidak perlu merekrut PNS, Penjabat Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, mengutarakan, sesuai ketentuan provinsi baru belum dibolehkan merekrut pegawai. “PNS-nya nanti direkrut dari PNS provinsi induk dan kabupaten/kota di Kaltim, khususnya dari Kaltara,” ujar Irianto. Senin lalu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meresmikan 11 daerah otonom baru, termasuk Kaltara. Selain Kaltara, daerah otonm baru di kaltim yakni Kabupaten Mahakam Ulu. Ada lima kabupaten dan satu kota di Kaltim yang bergabung ke Kaltara, yakni Kabupaten Malinau, Nunukan, Tana Tidung, Bulungan, dan Kota…

Perangkat Desa Bakal Jadi Pegawai PNS

Rancangan Undang-undang (RUU) Desa mulai dibahas di parlemen. Partai Amanat Nasional (PAN) getol mendukung perangkat desa untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) secara bertahap. Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan mengatakan, dukungan tersebut merupakan sikap resmi partainya yang dituangkan dalam daftar inventarisasi masalah (DIM) milik PAN. “Kami berharap, fraksi lain bersikap sama,” ujar dia kemarinMenurut Taufik, sikap partainya itu selaras dengan harapan sebagian besar perangkat desa yang kerap disampaikan selama ini. “Kami harap, perdebatan awal yang alot di DPR dapat segera diselesaikan. Dengan begitu, perangkat desa tak perlu berdemo lagi ke DPR untuk menuntut kesejahteraan mereka,” tegas wakil ketua DPR tersebut.Taufik mengatakan, usul pengangkatan perangkat secara bertahap itu dilontarkan setelah berdialog dengan para perangkat desa. Menurut dia, dalam menyampaikan tuntutan, mereka bisa bersikap realistis. Kalaupun tidak siap, kata Taufik, mereka siap dengan adanya pen…

Pengurusan NIP CPNS dari Honorer Molor

Pemberkasan nomor induk pegawai (NIP) calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari saringan tenaga honorer kategori 2 (K-2) tidak berjalan mulus. Sejauh ini baru 35 persen dari total honorer K-2 yang lulus ujian. Alhasil, banyak daerah minta waktu tambahan mengurus NIP ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).Data dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menyebutkan, tenaga honorer K-2 yang mengikuti ujian berjumlah 608.814 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 209.719 orang dinyatakan lulus Posisi pada akhir Juni lalu, NIP yang keluar baru 25 persen atau sekitar 52.429 NIP.“Sekarang sudah 35 persen NIP yang dikeluarkan BKN,” kata Kepal Biro Humas dan Protokol BKN Tumpak kemarin. Dengan posisi 35 persen itu, berarti CPNS dari kelompok honorer K-2 yang sudah memiliki NIP sekitar 73.400 orang.Tumpak mengakui pengurusan NIP bagi para CPNS yang asalnya tenaga honorer K-2 sangat lama. “Kita bahkan sampai perpanjang tiga kali,” katanya.Perpanjangan pengurusan NIP …