Langsung ke konten utama

Lowongan CPNS Kemenkeu 2014 Terbanyak Untuk Pajak dan Bea Cukai

Bagi Anda yang berkeinginan mendaftar CPNS di Kementerian Keuangan persiapkan diri sejak sekarang. Kabar yang kami dapatkan, Kemenkeu merupakan kementerian yang mendapat alokasi Lowongan CPNS paling banyak. Kebanyakan nantinya akan dipekerjakan di bidang CPNS Pajak dan Bea Cukai. Sebelumnya perlu diketahui bahwa jadwal pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 mundur yang sebelumnya direncanakan bulan Juni menjadi minggu ke-3 dan ke-4 Juli 2014.

Rencananya akan dibuka 100.000 lowongan, yang meliputi 60.000 lowongan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 40.000 lowongan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Khusus untuk lowongan 60.000 PNS, paling besar porsinya yang dibuka untuk mengisi Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Alasannya karena ada kebutuhan penambahan yang besar untuk pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

“Kemenkeu masih yang paling besar, mungkin sekitar 5000 lah,” ungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Azwar Abubakar di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta, Jumat (20/6)

Untuk kementerian lainnya yang mendapatkan kuota yang besar adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dengan kebutuhan penerimaan dosen dan guru. “Kemendikbud kan juga buat kebutuhan dosen-dosen,” sebutnya.

Selain itu, kementerian yang cukup banyak membuka lowongan yaitu Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum dan HAM) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kementerian Agama, Kemenkum dan HAM juga banyak. Ya mereka di atas 1000-lah, BPN juga,” pungkasnya.

Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Belum Perlu Merekrut PNS

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), yang diresmikan sebagai daerah otonom baru sebagai pemekaran wilayah Kalimantan Timur belum memerlukan pegawai negeri sipil (PNS) baru. Kepala Bagian Humas Pemkab Nunukan, Kaltim, Hasan Basri optimistis, Kaltara belum perlu merekrut PNS. “Pejabat Kaltara bisa diambilkan dari lima kabupaten yang tergabung di Kaltara,” papar Hasan. Menyinggung pernyataan Mendagri bahwa daerah otonom baru tidak perlu merekrut PNS, Penjabat Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, mengutarakan, sesuai ketentuan provinsi baru belum dibolehkan merekrut pegawai. “PNS-nya nanti direkrut dari PNS provinsi induk dan kabupaten/kota di Kaltim, khususnya dari Kaltara,” ujar Irianto. Senin lalu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meresmikan 11 daerah otonom baru, termasuk Kaltara. Selain Kaltara, daerah otonm baru di kaltim yakni Kabupaten Mahakam Ulu. Ada lima kabupaten dan satu kota di Kaltim yang bergabung ke Kaltara, yakni Kabupaten Malinau, Nunukan, Tana Tidung, Bulungan, dan Kota…

Sumsel Paling Banyak Dapatkan Tambahan Pegawai

Dari 123 pemda yang mendapatkan formasi aparatur sipil negara (ASN), Sumatera Selatan (Sumsel) paling banyak mendapatkan tambahan pegawai. Dari 18 pemda yang dimilikinya, hanya satu tidak diberikan formasi. Sedangkan Sumatera Barat (Sumbar), dari 20 pemda, hanya tiga tidak mendapatkan formasi.Kepala Biro Hukum, Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman mengatakan, hampir seluruh pemda di Sumsel dan Sumbar mendapatkan formasi karena belanja pegawainya masih di bawah 50 persen.Selain itu, banyak yang merupakan daerah pemekaran. “Memang banyak pemda di Sumbar dan Sumsel yang dapat formasi. Namun dari jumlahnya dibatasi karena kuota nasional juga hanya 100 ribu orang,” kata Herman yang dihubungi.Adapun 17 pemda di Sumbar yang mendapat formasi CPNS adalah Pemprov Sumbar, Kab Agam, Kab Pasaman, Kab Solok, Kab Padang Pariaman, Kab Pesisir Selatan, Kab Tanah Datar, Kab Kep Mentawai, Kab Dharmasraya, Kab P…

Pengurusan NIP CPNS dari Honorer Molor

Pemberkasan nomor induk pegawai (NIP) calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari saringan tenaga honorer kategori 2 (K-2) tidak berjalan mulus. Sejauh ini baru 35 persen dari total honorer K-2 yang lulus ujian. Alhasil, banyak daerah minta waktu tambahan mengurus NIP ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).Data dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menyebutkan, tenaga honorer K-2 yang mengikuti ujian berjumlah 608.814 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 209.719 orang dinyatakan lulus Posisi pada akhir Juni lalu, NIP yang keluar baru 25 persen atau sekitar 52.429 NIP.“Sekarang sudah 35 persen NIP yang dikeluarkan BKN,” kata Kepal Biro Humas dan Protokol BKN Tumpak kemarin. Dengan posisi 35 persen itu, berarti CPNS dari kelompok honorer K-2 yang sudah memiliki NIP sekitar 73.400 orang.Tumpak mengakui pengurusan NIP bagi para CPNS yang asalnya tenaga honorer K-2 sangat lama. “Kita bahkan sampai perpanjang tiga kali,” katanya.Perpanjangan pengurusan NIP …