Langsung ke konten utama

Pemprov Tunggu Surat Resmi tentang Jatah Formasi CPNS 2014

Pemerintah Provinsi Riau merespon positif kebijakan Pemerintah Pusat yang memberikan kesempatan daerah melakukan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Hanya saja, sampai saat ini belum ada surat resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait usulan formasi yang disampaikan ke daerah.

“Kita juga masih menunggu informasi resminya. Sampai saat ini memang belum kita terima,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, M Guntur kepada Riau Pos (Grup JPNN), Kamis (19/6) di Pekanbaru.
Kendati demikian, Mantan Kepala Biro Tata Pemerintahan Setdaprov Riau itu mengaku sudah mendapat informasi lisan dari Pemerintah Pusat. Namun, untuk kepastiannya tentu menunggu surat resmi, sebagai jawaban dan persetujuan terhadap usulan formasi CPNS yang telah diajukan beberapa waktu lalu.

“Ya saya fikir untuk pengajuan perekrutan CPNS memang diakomodir pusat, tapi untuk jumlah formasinya yang belum dapat dipastikan. Bisa saja seperti formasi yang kita ajukan atau bisa saja berkurang,” ulas Mantan Plt Kepala Biro Humas Setdaprov Riau itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi tidak menerima usulan formasi CPNS 141 pemerintah daerah. Rinciannya, enam instansi provinsi, 106 kabupaten dan 29 instansi kota. Sementara Provinsi Riau termasuk yang diakomodir oleh Pemerintah Pusat.
Untuk formasi CPNS 2014, Pemerintah Provinsi Riau mengusulkan 1.100 formasi. Usulan tersebut terdiri dari 19 formasi untuk tenaga pendidikan, 489 tenaga kesehatan dan 592 untuk teknis.

Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Belum Perlu Merekrut PNS

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), yang diresmikan sebagai daerah otonom baru sebagai pemekaran wilayah Kalimantan Timur belum memerlukan pegawai negeri sipil (PNS) baru. Kepala Bagian Humas Pemkab Nunukan, Kaltim, Hasan Basri optimistis, Kaltara belum perlu merekrut PNS. “Pejabat Kaltara bisa diambilkan dari lima kabupaten yang tergabung di Kaltara,” papar Hasan. Menyinggung pernyataan Mendagri bahwa daerah otonom baru tidak perlu merekrut PNS, Penjabat Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, mengutarakan, sesuai ketentuan provinsi baru belum dibolehkan merekrut pegawai. “PNS-nya nanti direkrut dari PNS provinsi induk dan kabupaten/kota di Kaltim, khususnya dari Kaltara,” ujar Irianto. Senin lalu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meresmikan 11 daerah otonom baru, termasuk Kaltara. Selain Kaltara, daerah otonm baru di kaltim yakni Kabupaten Mahakam Ulu. Ada lima kabupaten dan satu kota di Kaltim yang bergabung ke Kaltara, yakni Kabupaten Malinau, Nunukan, Tana Tidung, Bulungan, dan Kota…

Honorer K2 Pemkot Jayapura yang Lulus sebanyak 1000 Orang

Pengumuman hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur tenaga honorer kategori  2 (K2) untuk Kota Jayapura bakal segera diumumkan mengingat usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura soal penambahan kuota yang diterima oleh Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sudah diakomodir  oleh KemenPAN-RB.
Menurut Wali Kota Jayapura, Drs. Benhur Tommy Mano, MM  mengatakan, dari 1419 yang mengikuti seleksi K2, yang diterima adalah 883 orang, tapi setelah dirinya bertemu langsung dengan Menteri PAN-RB Azwar Abubakar untuk meminta menambah kuota  K2 yang lulus akhirnya disetujui menteri sendiri setelah mengkaji hal tersebut dengan berbagai pertimbangan.
“Ini merupakan angin segar bagi mereka yang telah mengikuti tes K2 karena dari 883 orang yang diterima bakal bertambah hingga 1000 orang, tapi kita tidak tahu apakah tambahan itu untuk orang Port Numbay atau tidak karena penyerahan resmi nanti  berbarengan dengan kabupaten/kota lainnya. Menteri akan menyerahka…

Sumsel Paling Banyak Dapatkan Tambahan Pegawai

Dari 123 pemda yang mendapatkan formasi aparatur sipil negara (ASN), Sumatera Selatan (Sumsel) paling banyak mendapatkan tambahan pegawai. Dari 18 pemda yang dimilikinya, hanya satu tidak diberikan formasi. Sedangkan Sumatera Barat (Sumbar), dari 20 pemda, hanya tiga tidak mendapatkan formasi.Kepala Biro Hukum, Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman mengatakan, hampir seluruh pemda di Sumsel dan Sumbar mendapatkan formasi karena belanja pegawainya masih di bawah 50 persen.Selain itu, banyak yang merupakan daerah pemekaran. “Memang banyak pemda di Sumbar dan Sumsel yang dapat formasi. Namun dari jumlahnya dibatasi karena kuota nasional juga hanya 100 ribu orang,” kata Herman yang dihubungi.Adapun 17 pemda di Sumbar yang mendapat formasi CPNS adalah Pemprov Sumbar, Kab Agam, Kab Pasaman, Kab Solok, Kab Padang Pariaman, Kab Pesisir Selatan, Kab Tanah Datar, Kab Kep Mentawai, Kab Dharmasraya, Kab P…