Langsung ke konten utama

Pendaftaran CPNS dimulai Pekan Ketiga Juli

Setelah banyak ditunggu, informasi mengenai kepastikan pembukaan pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi diumumkan. Sebelum diumumkan pada public, sejumlah tahapan telah dilakukan daerah, instansi maupun Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dalam proses rekrutmen CPNS 2014 ini. Untuk tahapannya sendiri sudah dimulai pada bulan Juni ini.

Proses pertama berupa penetapan formasi CPNS oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang direncanakan akhir bulan ini. “Rencana jadwal pengadaan CPNS 2014 dimulai dari penetapan formasi di bulan Juni. Selanjutnya, pengumuman penerimaan di minggu pertama dan kedua Juli,” Ungkap Karo Hukum, Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Herman kepada media ini, Senin (9/6).

Dalam pengumuman resmi nanti, informasi mengenai formasi yang dibutuhkan dapat dilihat pelamar secara inline. Bagi calon pelamar yang memiliki kompetensi yang sesuai serta ada formasi yang dibuka, dapat melakukan pendaftaran secara online. “Pendaftaran CPNS secara online dimulai minggu ketiga dan keempat Juli,” katanya.

Artinya masih ada waktu hampir satu bulan bagi calon peserta untuk mempersiapkan diri. Pada rekrutmen CPNS 2014 ini memang syarat yang diberikan lebih ringan jika dibanding rekrutmen tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah berkas baru akan diminta dari peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi.

Herman menambahkan, bagi lulusan sarjana yang keahliannya tidak ada dalam formasi, masih berpeluang memperebutkan lima persen formasi umum. Lima persen formasi umum ini diperuntukkan bagi pelamar lulusan apa saja.

Berminat mendaftar CPNS 2014? Persiapkan diri lebih dini dan pastikan untuk selalu update informasi terbaru. Semoga sukses!

Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usulkan 3.647 Formasi CPNS, tapi Belum Mendapat Jawaban

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banyumas sudah mengusulkan 3.647 formasi ke Kemenpan, pada 24 Febuari 2014 lalu. Namun, hingga sekarang belum dapat dipastikan apakah Kabupaten Banyumas  memperoleh jatah kuota CPNS 2014 atau tidak.   Kepala BKD Kabupaten Banyumas, Ahmad Supartono menyebut,  usulan yang disampaikan sebanyak 3.647 formasi.          Jumlah ini  didominasi kebutuhan tenaga pendidikan dan kesehatan. Kekurangan pegawai di Kabupaten Banyumas sebenarnya mencapai 5.000 formasi. Namun, jumlah ini tidak diusulkan seluruhnya karena  mempertimbangkan prioritas. “Termasuk yang diprioritaskan adalah  guru kelas, guru agama. Apalagi setelah kurikulum baru perlu lebih banyak tenaga,” jelasnya. Meski belum ada kepastian jatah alokasi CPNS 2014, BKD telah  mengantisipasi biaya penyelenggaraan pengadaan pegawai, dengan mengusulkan kebutuhan anggaran di APBD perubahan 2014. Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Alasan Regenerasi, Menteri PAN Tak Jadi Caleg

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, yang juga politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), memutuskan tidak mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Azwar menyatakan ingin ada regenerasi dalam susunan calon anggota legislatif. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo dalam pesan singkat. “Pak Azwar sejak awal tidak masuk dalam daftar caleg 2014. Menteri dari PAN yang maju sebagai caleg hanya Zulkifli Hasan (Menteri Kehutanan),” ujar Dradjad. Ia menjelaskan, alasan utama Azwar tidak mencalonkan diri sebagai caleg lantaran ingin memberikan kesempatan bagi kader yang masih muda, khususnya di wilayah Aceh. “Alasan utamanya adalah regenerasi, khususnya PAN Aceh. Yang bersangkutan merasa sudah terlalu sepuh untuk maju lagi dan ingin memberikan kesempatan kepada kader-kader muda PAN Aceh,” kata Dradjad. Selain Azwar, Dradjad mengungkapkan, Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat saat ini, Farhan Hamid, juga memilih tak maju lagi ...

Formasi CPNS 2014 Didominasi Guru dan Tenaga Medis

Persyaratan administrasi pendaftaran tes CPNS dicap ribet dan rumit. Bahkan banyak yang menyebut, konsentrasi calon pelamar sudah habis untuk menyiapkan tetek bengek persyaratan mengikuti ujian calon abdi negara. Mulai tahun ini pemerintah mengepras sejumlah persyaratan administrasi pendaftaran tes CPNS. Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Herman Suryatman mengatakan, persyaratan administrasi tes CPNS yang dihapus adalah lembar SKCK (surat keterangan catatan kebaikan), surat keterangan sehat, dan kartu kuning. SKCK selama ini diterbitkan oleh satuan Intelkam Polres. Tetapi untuk mendapatkannya, pemohon harus mendapatkan surat pengatar dari Polsek. Masyarakat tentu banyak yang mengeluh, karena lokasi Polres umumnya ada di pusat kabupaten atau kota. Sedangkan tempat tinggal calon pelamar CPNS tersebar hingga ke pelosok kabupaten dan kota. Biaya resmi untuk mendapatkan SKCK sejatinya tidak mahal ya...