Langsung ke konten utama

SK Pengangkatan CPNS DKI Jakarta Telah Dikeluarkan

Akhirnya, setelah tiga bulan menunggu, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) DKI Jakarta mendapatkan Surat Keterangan (SK) Pengangkatan CPNS DKI. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI, I Made Karmayoga mengatakan SK Pengangkatan CPNS DKI telah ditandatangani oleh Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) sebelum non aktif dari jabatannya.

“Dari SK yang sudah keluar diteken pak Jokowi, tapi petikannya dari saya (Made),” kata Made di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (9/6).

Menurutnya, SK Pengangkatan CPNS harus berdasarkan format Badan Kepegawaian Negara (BKN), dicetak satu persatu dan ditanda tangani oleh Gubernur. Karena itu, pihaknya agak lama mengeluarkan Surat Keterangan pengangkatan CPNS DKI.

“Karena format BKN, saya harus print satu persatu. Biar tidak kelamaan, kami keluarkan surat keterangan CPNS DKI . Sambil menunggu sistem,” ujarnya.

Dari 1.027 CPNS DKI, hanya 141 CPNS yang belum mendapatkan Nomor Induk Kepegawaian (NIK) dari BKN. Hal itu yang mengakibatkan SK Pengangkatan CPNS DKI cukup lama. Karena, harus menunggu NIK yang cukup lama dikeluarkan BKN.

“Jumlah CPNS di DKI paling banyak di antara CPNS daerah lain. Makanya, masalah NIK dan jumlah CPNS membuat lama SK Pengangkatan CPNS diterbitkan,” ujar Made.

Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usulkan 3.647 Formasi CPNS, tapi Belum Mendapat Jawaban

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banyumas sudah mengusulkan 3.647 formasi ke Kemenpan, pada 24 Febuari 2014 lalu. Namun, hingga sekarang belum dapat dipastikan apakah Kabupaten Banyumas  memperoleh jatah kuota CPNS 2014 atau tidak.   Kepala BKD Kabupaten Banyumas, Ahmad Supartono menyebut,  usulan yang disampaikan sebanyak 3.647 formasi.          Jumlah ini  didominasi kebutuhan tenaga pendidikan dan kesehatan. Kekurangan pegawai di Kabupaten Banyumas sebenarnya mencapai 5.000 formasi. Namun, jumlah ini tidak diusulkan seluruhnya karena  mempertimbangkan prioritas. “Termasuk yang diprioritaskan adalah  guru kelas, guru agama. Apalagi setelah kurikulum baru perlu lebih banyak tenaga,” jelasnya. Meski belum ada kepastian jatah alokasi CPNS 2014, BKD telah  mengantisipasi biaya penyelenggaraan pengadaan pegawai, dengan mengusulkan kebutuhan anggaran di APBD perubahan 2014. Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Alasan Regenerasi, Menteri PAN Tak Jadi Caleg

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, yang juga politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), memutuskan tidak mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Azwar menyatakan ingin ada regenerasi dalam susunan calon anggota legislatif. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo dalam pesan singkat. “Pak Azwar sejak awal tidak masuk dalam daftar caleg 2014. Menteri dari PAN yang maju sebagai caleg hanya Zulkifli Hasan (Menteri Kehutanan),” ujar Dradjad. Ia menjelaskan, alasan utama Azwar tidak mencalonkan diri sebagai caleg lantaran ingin memberikan kesempatan bagi kader yang masih muda, khususnya di wilayah Aceh. “Alasan utamanya adalah regenerasi, khususnya PAN Aceh. Yang bersangkutan merasa sudah terlalu sepuh untuk maju lagi dan ingin memberikan kesempatan kepada kader-kader muda PAN Aceh,” kata Dradjad. Selain Azwar, Dradjad mengungkapkan, Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat saat ini, Farhan Hamid, juga memilih tak maju lagi ...

Seorang Camat Pukuli Staf Honorer Sampai Babak Belur

Diduga terbakar api cemburu, Camat Pemenang Barat, Kabupaten Merangin, Abas menganiaya seorang staf bagian humas Setda Merangin. Akibatnya, staf humas yang masih honorer itu mengalami luka dibagian tangan dan memar dibagian perut akibat terjangan kaki. Dari keterangan korban, Madi, saat acara peringatan maulid nabi pemkab Merangin sekitar jam 15.30 WIB. Pertama, dirinya dipanggil oleh camat Pemenang Barat Abas. Panggilan tersebut dipenuhinya. Setelah dipanggil dirinya langsung diajak ke Hall Bulu Tangkis tidak jauh dari KONI lokasi acara. “Setelah dipanggil dia langsung memukul saya dengan cara menarik baju dan menerjang,” kata Madi yang mengaku tidak tahu alasan apa sehingga dirinya dianiaya seperti itu. Dari pantauan di lokasi, setelah kejadian tersebut, korban langsung kerumah sakit untuk malakukan pengobatan, namun di sana camat tersebut sudah berada disana. Bahkan camat pamenang barat tersebut bahkan mengancam akan membunuh Staf honorer tersebut “Aku bunuh kau…!!!” Ancam Abbas be...