Langsung ke konten utama

Soal Usulan 1001 CPNS 2014, Ketua DPRD Sarankan Putra Daerah

Pemerintah Kota Dumai tahun ini mengusulkan 1001 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk mengisi berbagai formasi seperti bidang pendidikan, kesehatan dan tenaga teknis. Sedangkan porsi lebih besar itu diperuntukan untuk tenaga teknis.

Terkait hal itu, Ketua DPRD Dumai Zainal Effendi mengharapkan kepada Pemerintah Kota Dumai agar selalu mengutamakan putra-putri daerah dalam merekrut penerimaan CPNS 2014 ini. Dengan demikian, tentunya akan membantu mengurangi angka pengangguran.

”Saya minta penerimaan CPNS tahun ini mengutamakan putra daerah sebagaimana harapan Gubernur Riau Annas Maamun. Dengan mengakomodir putra-putri daerah bisa membantu program pengentasan angka pengangguran,” harap Zainal.

Selain itu, Zainal Effendi juga mengharapkan kepada BKD Dumai agar bisa lebih memanfaatkan tenaga honorer lepas yang saat ini sudah bekerja di masing-masing SKPD di lingkungan Pemko Dumai. Sebab, secara tidak langsung tenaga honorer lepas itu sudah memiliki pengalaman di pemerintahan.
”Kami sarankan kepada kepala daerah dan pemerintah agar bisa mengutamakan tenaga honorer lepas untuk penerimaan CPNS 2014. Karena, menurut saya itu memudahkan dan memasimalkan program kerja pemerintah yang sudah berpengalaman,” saran Ketua DPRD Dumai yang disampaikan kepada awak media belum lama ini.
Sebelumnya, Kepala BKD Kota Dumai Sepranef Syamsir kepada media mengatakan, pengusulan formasi CPNS 2014 ini untuk mencukupi kekurangan tenaga kesehatan, pendidikan dan tenaga teknis pemerintah daerah.

”Daerah ini saat ini masih mengalami kekurangan tiga bidang itu kalau masalah CPNS. Tapi, porsi yang besar itu kita buka untuk tenaga teknis, kedua tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, bahwa saat ini proposal pengajuan penambahan PNS dilingkungan Pemko Dumai sudah dikirimkan kepada Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) Reformasi dan Birokrasi (RB) Republik Indonesia.

”Proposal tersebut sudah kita sampaikan ke pemerintah pusat dengan jumlah kuota 1001 CPNS belum lama ini. Mudah-mudahan apa yang kita usulkan itu bisa diakomodir oleh pemerintah pusat,” ujar Sepranef.

Dari jumlah 1001 CPNS yang diusulkan, kata Sepranef, 60 persen untuk mengisi tenaga teknis, 40 persen akan ditempatkan di bidang pendidikan dan kesehatan. Untuk jenjang pendidikannya, berdasarkan petunjuk dari Menpan dan BKN minimal jenjang pendidikan D3.

Menurut Sepranef, diajukan usulan penerimaan CPNS karena saat ini pemerintah kota Dumai kekurangan personil di berbagai formasi khususnya di bidang tenaga teknis, tenaga kesehatan, dan pendidikan. Serta untuk menggantikan PNS yang memasuki masa pensiun. (dcp)

Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usulkan 3.647 Formasi CPNS, tapi Belum Mendapat Jawaban

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banyumas sudah mengusulkan 3.647 formasi ke Kemenpan, pada 24 Febuari 2014 lalu. Namun, hingga sekarang belum dapat dipastikan apakah Kabupaten Banyumas  memperoleh jatah kuota CPNS 2014 atau tidak.   Kepala BKD Kabupaten Banyumas, Ahmad Supartono menyebut,  usulan yang disampaikan sebanyak 3.647 formasi.          Jumlah ini  didominasi kebutuhan tenaga pendidikan dan kesehatan. Kekurangan pegawai di Kabupaten Banyumas sebenarnya mencapai 5.000 formasi. Namun, jumlah ini tidak diusulkan seluruhnya karena  mempertimbangkan prioritas. “Termasuk yang diprioritaskan adalah  guru kelas, guru agama. Apalagi setelah kurikulum baru perlu lebih banyak tenaga,” jelasnya. Meski belum ada kepastian jatah alokasi CPNS 2014, BKD telah  mengantisipasi biaya penyelenggaraan pengadaan pegawai, dengan mengusulkan kebutuhan anggaran di APBD perubahan 2014. Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Alasan Regenerasi, Menteri PAN Tak Jadi Caleg

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, yang juga politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), memutuskan tidak mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Azwar menyatakan ingin ada regenerasi dalam susunan calon anggota legislatif. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo dalam pesan singkat. “Pak Azwar sejak awal tidak masuk dalam daftar caleg 2014. Menteri dari PAN yang maju sebagai caleg hanya Zulkifli Hasan (Menteri Kehutanan),” ujar Dradjad. Ia menjelaskan, alasan utama Azwar tidak mencalonkan diri sebagai caleg lantaran ingin memberikan kesempatan bagi kader yang masih muda, khususnya di wilayah Aceh. “Alasan utamanya adalah regenerasi, khususnya PAN Aceh. Yang bersangkutan merasa sudah terlalu sepuh untuk maju lagi dan ingin memberikan kesempatan kepada kader-kader muda PAN Aceh,” kata Dradjad. Selain Azwar, Dradjad mengungkapkan, Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat saat ini, Farhan Hamid, juga memilih tak maju lagi ...

Seorang Camat Pukuli Staf Honorer Sampai Babak Belur

Diduga terbakar api cemburu, Camat Pemenang Barat, Kabupaten Merangin, Abas menganiaya seorang staf bagian humas Setda Merangin. Akibatnya, staf humas yang masih honorer itu mengalami luka dibagian tangan dan memar dibagian perut akibat terjangan kaki. Dari keterangan korban, Madi, saat acara peringatan maulid nabi pemkab Merangin sekitar jam 15.30 WIB. Pertama, dirinya dipanggil oleh camat Pemenang Barat Abas. Panggilan tersebut dipenuhinya. Setelah dipanggil dirinya langsung diajak ke Hall Bulu Tangkis tidak jauh dari KONI lokasi acara. “Setelah dipanggil dia langsung memukul saya dengan cara menarik baju dan menerjang,” kata Madi yang mengaku tidak tahu alasan apa sehingga dirinya dianiaya seperti itu. Dari pantauan di lokasi, setelah kejadian tersebut, korban langsung kerumah sakit untuk malakukan pengobatan, namun di sana camat tersebut sudah berada disana. Bahkan camat pamenang barat tersebut bahkan mengancam akan membunuh Staf honorer tersebut “Aku bunuh kau…!!!” Ancam Abbas be...