Langsung ke konten utama

Tahun Ini Banda Aceh Tidak Buka Tes CPNS 2014

PEMERINTAH Kota Banda Aceh menyatakan  tidak membuka tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2014 ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Humas Pemko Banda Aceh, Drs. Marwan, di ruang kerjanya.

Menurut dia, ada beberapa alasan Pemko Banda Aceh tidak membuka tes CPNS tahun 2014. Di antaranya, karena ada perubahan batas usia pensiun bagi PNS di lingkungan pemerintahan berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang Batas Usia Pensiun (BUP).

Sebelumnya, lanjut Marwan, batas masa pensiun PNS pada umur 56 tahun. Sementara tahun 2014 batas pensiun PNS pada umur 58 tahun. Kecuali eselon 2 yang bisa diperpanjang 2 tahun sekali.

“Tahun 2014 sebenarnya banyak yang pensiun. Tapi peraturan itu baru diterapkan pada Februari 2014 sehingga menyebabkan jumlah PNS di lingkungan Pemko masih banyak. Sebab yang jatah pensiun di atas bulan Februari harus diperpanjang lagi,” ujarnya.

Kedua, lanjutnya, peruntukkan anggaran Pemko Banda Aceh belum seimbang antara belanja publik dengan belanja aparatur.  Menurut dia, peruntukkan anggaran antara belanja publik dengan belanja aparatur sekarang berkisar 40:60.

“Itu salah satu alasan bagi pemerintah pusat untuk tidak memperbolehkan pemerintah daerah membuka tes CPNS, apabila belanja pegawainya masih tinggi daripada belanja publik. Padahal kita mengaharapkan fifty-fifty (50:50),” ujar Marwan.

Menurutnya, tidak dibukanya tes CPNS di Kota Banda Aceh bukan tahun ini saja. Menurut Marwan, Pemko Banda Aceh tidak menerima CPNS sudah tujuh tahun lamanya.[]

Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usulkan 3.647 Formasi CPNS, tapi Belum Mendapat Jawaban

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banyumas sudah mengusulkan 3.647 formasi ke Kemenpan, pada 24 Febuari 2014 lalu. Namun, hingga sekarang belum dapat dipastikan apakah Kabupaten Banyumas  memperoleh jatah kuota CPNS 2014 atau tidak.   Kepala BKD Kabupaten Banyumas, Ahmad Supartono menyebut,  usulan yang disampaikan sebanyak 3.647 formasi.          Jumlah ini  didominasi kebutuhan tenaga pendidikan dan kesehatan. Kekurangan pegawai di Kabupaten Banyumas sebenarnya mencapai 5.000 formasi. Namun, jumlah ini tidak diusulkan seluruhnya karena  mempertimbangkan prioritas. “Termasuk yang diprioritaskan adalah  guru kelas, guru agama. Apalagi setelah kurikulum baru perlu lebih banyak tenaga,” jelasnya. Meski belum ada kepastian jatah alokasi CPNS 2014, BKD telah  mengantisipasi biaya penyelenggaraan pengadaan pegawai, dengan mengusulkan kebutuhan anggaran di APBD perubahan 2014. Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Alasan Regenerasi, Menteri PAN Tak Jadi Caleg

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, yang juga politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), memutuskan tidak mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Azwar menyatakan ingin ada regenerasi dalam susunan calon anggota legislatif. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo dalam pesan singkat. “Pak Azwar sejak awal tidak masuk dalam daftar caleg 2014. Menteri dari PAN yang maju sebagai caleg hanya Zulkifli Hasan (Menteri Kehutanan),” ujar Dradjad. Ia menjelaskan, alasan utama Azwar tidak mencalonkan diri sebagai caleg lantaran ingin memberikan kesempatan bagi kader yang masih muda, khususnya di wilayah Aceh. “Alasan utamanya adalah regenerasi, khususnya PAN Aceh. Yang bersangkutan merasa sudah terlalu sepuh untuk maju lagi dan ingin memberikan kesempatan kepada kader-kader muda PAN Aceh,” kata Dradjad. Selain Azwar, Dradjad mengungkapkan, Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat saat ini, Farhan Hamid, juga memilih tak maju lagi ...

Seorang Camat Pukuli Staf Honorer Sampai Babak Belur

Diduga terbakar api cemburu, Camat Pemenang Barat, Kabupaten Merangin, Abas menganiaya seorang staf bagian humas Setda Merangin. Akibatnya, staf humas yang masih honorer itu mengalami luka dibagian tangan dan memar dibagian perut akibat terjangan kaki. Dari keterangan korban, Madi, saat acara peringatan maulid nabi pemkab Merangin sekitar jam 15.30 WIB. Pertama, dirinya dipanggil oleh camat Pemenang Barat Abas. Panggilan tersebut dipenuhinya. Setelah dipanggil dirinya langsung diajak ke Hall Bulu Tangkis tidak jauh dari KONI lokasi acara. “Setelah dipanggil dia langsung memukul saya dengan cara menarik baju dan menerjang,” kata Madi yang mengaku tidak tahu alasan apa sehingga dirinya dianiaya seperti itu. Dari pantauan di lokasi, setelah kejadian tersebut, korban langsung kerumah sakit untuk malakukan pengobatan, namun di sana camat tersebut sudah berada disana. Bahkan camat pamenang barat tersebut bahkan mengancam akan membunuh Staf honorer tersebut “Aku bunuh kau…!!!” Ancam Abbas be...