Langsung ke konten utama

Tersedia 300 Lowongan CPNS untuk Penyandang Disabilitas

Menjadi penyandang disabilitas bukan berarti menutup peluang untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah telah membuka seleksi khusus para penyandang disabilitas untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pada tahun 2014 ini, pemerintah kembali membuka penerimaan CPNS khusus penyandang disabilitas dengan 300 lowongan.

Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) menambah jumlah penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil untuk penyandang cacat dengan penambahan 50 posisi baru dibanding tahun lalu. Pada tahun sebelumnya, lowongan yang dibuka bagi penyandang disabilitas hanya sejumlah 250 posisi saja.

Seperti dijelaskan oleh Menteri PAN dan RB Azwar Abubakar, penambahan ini bisa diberlakukan sebab mereka bisa ditempatkan di slot khusus. Misalnya untuk mengoperasikan komputer atau di posisi call center.“Supaya kita juga bisa melatih dioptimalkan kemampuannya. Minimal komputer kan di mana-mana ada,” kata dia. Peluang ini membuka kesempatan yang semakin luas bagi penyandang disabilitas untuk menjadi PNS.

Pada CPNS 2014 ini, peluang terbanyak berasal dari guru dan tenaga kesehatan. Peluang bagi dokter spesialis juga dibuka untuk penempatan di Puskesmas daerah. Hal ini dilakukan guna mendorong program BPJS Kesehatan agar bisa berjalan maksimal. Pemerintah, kata Azwar, telah gelontorkan dana sekian triliun namun program BPJS belum optimal. “Tetapi tenaganya juga harus cukup. Kita imbangi, nanti kerjasama dengan Depkes daerah mana saja yang dibutuhkan,” lanjutnya.

Untuk merealisasikan hal itu, pemerintah berencana membuka sejumlah 3.000 lowongan untuk dokter. Azwar berharap jika nantinya tiap Puskesmas minimal memiliki satu dokter. Kalau tidak ada dokter, kata Azwar, namanya bukan Rumah Sakit.

Selain itu, pemerintah juga memiliki niatan untuk membuat system perekrutan sarjana pintar agar tidak “dibajak” negara lain. Akan ada proses perekrutan khusus yang mana akan dialokasikan ke LIPI dan BPPT. Perkrutan khusus ini juga diberlakukan untuk guru dan perawat di daerah seperti Papua dan Maluku.

Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usulkan 3.647 Formasi CPNS, tapi Belum Mendapat Jawaban

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banyumas sudah mengusulkan 3.647 formasi ke Kemenpan, pada 24 Febuari 2014 lalu. Namun, hingga sekarang belum dapat dipastikan apakah Kabupaten Banyumas  memperoleh jatah kuota CPNS 2014 atau tidak.   Kepala BKD Kabupaten Banyumas, Ahmad Supartono menyebut,  usulan yang disampaikan sebanyak 3.647 formasi.          Jumlah ini  didominasi kebutuhan tenaga pendidikan dan kesehatan. Kekurangan pegawai di Kabupaten Banyumas sebenarnya mencapai 5.000 formasi. Namun, jumlah ini tidak diusulkan seluruhnya karena  mempertimbangkan prioritas. “Termasuk yang diprioritaskan adalah  guru kelas, guru agama. Apalagi setelah kurikulum baru perlu lebih banyak tenaga,” jelasnya. Meski belum ada kepastian jatah alokasi CPNS 2014, BKD telah  mengantisipasi biaya penyelenggaraan pengadaan pegawai, dengan mengusulkan kebutuhan anggaran di APBD perubahan 2014. Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Alasan Regenerasi, Menteri PAN Tak Jadi Caleg

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, yang juga politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), memutuskan tidak mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Azwar menyatakan ingin ada regenerasi dalam susunan calon anggota legislatif. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo dalam pesan singkat. “Pak Azwar sejak awal tidak masuk dalam daftar caleg 2014. Menteri dari PAN yang maju sebagai caleg hanya Zulkifli Hasan (Menteri Kehutanan),” ujar Dradjad. Ia menjelaskan, alasan utama Azwar tidak mencalonkan diri sebagai caleg lantaran ingin memberikan kesempatan bagi kader yang masih muda, khususnya di wilayah Aceh. “Alasan utamanya adalah regenerasi, khususnya PAN Aceh. Yang bersangkutan merasa sudah terlalu sepuh untuk maju lagi dan ingin memberikan kesempatan kepada kader-kader muda PAN Aceh,” kata Dradjad. Selain Azwar, Dradjad mengungkapkan, Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat saat ini, Farhan Hamid, juga memilih tak maju lagi ...

Seorang Camat Pukuli Staf Honorer Sampai Babak Belur

Diduga terbakar api cemburu, Camat Pemenang Barat, Kabupaten Merangin, Abas menganiaya seorang staf bagian humas Setda Merangin. Akibatnya, staf humas yang masih honorer itu mengalami luka dibagian tangan dan memar dibagian perut akibat terjangan kaki. Dari keterangan korban, Madi, saat acara peringatan maulid nabi pemkab Merangin sekitar jam 15.30 WIB. Pertama, dirinya dipanggil oleh camat Pemenang Barat Abas. Panggilan tersebut dipenuhinya. Setelah dipanggil dirinya langsung diajak ke Hall Bulu Tangkis tidak jauh dari KONI lokasi acara. “Setelah dipanggil dia langsung memukul saya dengan cara menarik baju dan menerjang,” kata Madi yang mengaku tidak tahu alasan apa sehingga dirinya dianiaya seperti itu. Dari pantauan di lokasi, setelah kejadian tersebut, korban langsung kerumah sakit untuk malakukan pengobatan, namun di sana camat tersebut sudah berada disana. Bahkan camat pamenang barat tersebut bahkan mengancam akan membunuh Staf honorer tersebut “Aku bunuh kau…!!!” Ancam Abbas be...