Langsung ke konten utama

CPNS Sikka 48 Formasi, Didominasi Teknisi Umum

Formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Sikka tahun 2014 yang disetujui pemerintah pusat hanya 48 orang.
Dari formasi itu, yang paling banyak diterima adalah teknis umum, menyusul kesehatan dan guru. Namun jadwal kapan dimulainya pendaftaran di Sikka, masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari pusat.

Demikian penjelasan Kabid Pengadaan dan Mutasi BKD Sikka, Benny Marcus, kepada Pos Kupang di Kantor BKD Sikka, Jalan Litbang, Kelurahan Kota Uneng, Maumere, Sabtu (19/7/2014) siang. Benny menjelaskan, formasi teknis umum dari bidang ilmu apa saja belum bisa disampaikan kepada publik. Namun tahun ini formasi tersebut cukup banyak.

“Kesehatan dan guru juga ada. Tetapi untuk sementara belum bisa kami publikasikan di media. Jika ada juknisnya kami akan umumkan di media,” papar Benny.

Ia mengatakan, usulan penambahan formasi CPNS Sikka memang banyak tapi yang mendapat persetujuan dari pusat sesuai analisa kemampuan keuangan hanya 48 orang. “Tentunya kekurangan yang kami ajukan cukup banyak, tapi yang disetujui hanya 48 orang,” ujar Benny.

Benny mengungkapkan, penerimaan CPNS Sikka akan dilakukan secara transparan dan akan diawasi ketat oleh berbagai elemen. “Semua akan disampaikan kepada publik secara terbuka dan transparan jika telah ada juknis yang kami terima dari pemerintah pusat dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” papar Benny.

Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usulkan 3.647 Formasi CPNS, tapi Belum Mendapat Jawaban

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banyumas sudah mengusulkan 3.647 formasi ke Kemenpan, pada 24 Febuari 2014 lalu. Namun, hingga sekarang belum dapat dipastikan apakah Kabupaten Banyumas  memperoleh jatah kuota CPNS 2014 atau tidak.   Kepala BKD Kabupaten Banyumas, Ahmad Supartono menyebut,  usulan yang disampaikan sebanyak 3.647 formasi.          Jumlah ini  didominasi kebutuhan tenaga pendidikan dan kesehatan. Kekurangan pegawai di Kabupaten Banyumas sebenarnya mencapai 5.000 formasi. Namun, jumlah ini tidak diusulkan seluruhnya karena  mempertimbangkan prioritas. “Termasuk yang diprioritaskan adalah  guru kelas, guru agama. Apalagi setelah kurikulum baru perlu lebih banyak tenaga,” jelasnya. Meski belum ada kepastian jatah alokasi CPNS 2014, BKD telah  mengantisipasi biaya penyelenggaraan pengadaan pegawai, dengan mengusulkan kebutuhan anggaran di APBD perubahan 2014. Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Pendaftaran CPNS Dibuka Mulai 25 Agustus 2014

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan mengumumkan lowongan formasi perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru pada 11 hingga 24 Agustus 2014. Saat ini pihak kementerian tengah meminta para pejabat pembina kepegawaian (PPK) pusat dan daerah untuk segera menyampaikan usulan tambahan formasi aparatur sipil negara (ASN), khususnya CPNS. Deputi Sumberdaya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PAN-RP, Setiawan Wangsaatmadja mengatakan usulan tambahan formasi dari pusat maupun daerah akan ditunggu paling lambat 24 Juli 2014. Rincian usulan ini diperlukan agar penetapan dan persetujuan rincian dapat dilaksanakan sesuai jadwal. “Diharapkan jadwal itu bisa ditepati, sehingga instansi yang membuka formasi CPNS dapat mengumumkan lowongan formasi antara 11-24 Agustus 2014,” ucap Setiawan seperti dilansir dari situs resmi Sekretariat Kabinet di Jakarta. Setelah pengumuman lowongan CPNS masing masing instansi dibuka, masyarakat hendak mendaftar bisa langsung seca...

Penetapan SK CPNS untuk Honorer K2 Jadi Tanggung Jawab Pemda

Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menerbitkan nomor induk pegawai (NIP) bagi sekitar 12 ribu honorer kategori 2 (K2). Namun demikian, para calon abdi negara itu tidak otomatis bisa langsung kerja tanpa adanya penetapan dari pemerintah daerah. Kepala BKN Eko Sutrisno menyatakan, hingga saat ini belum ada satupun pemda yang sudah  menetapkan surat keputusan (SK) tentang CPNS yang mendapatkan NIP. Padahal, SK itu sangat penting bagi honorer K2 yang telah resmi diangkat CPNS. “Tanpa SK, honorer K2 yang sudah lulus CPNS tidak bisa bekerja. SK itu merupakan bukti kalau kepala daerah secara resmi mengangkat honorernya menjadi pegawai. Dari SK juga akan diketahui kapan CPNS-nya bisa mulai bekerja,” ujar Eko. Eko mengakui bahwa pihaknya mendapat banyak info tentang K2 yang belum mengantongi SK penetapan CPNS dari kepala daerah. Namun, katanya, BKN memang tidak bisa mencampuri hak kepala daerah dalam menetapkan CPNS. “SK itu urusan internal daerah. BKN tidak bisa masuk terlalu jauh ke situ,”...