17 Desember 2012

Banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) Idap Hiperkolesterol

Dari 155 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, sekitar 37 persen yang mengidap hiperkoleterol. Sementara trigliserida tinggi mencapai 36 persen dan gula darah tinggi 2,3 persen. Data tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan dalam rangka memperingati HUT Korpri ke-41, HUT Dharma Wanita serta Hari Kesehatan Nasional ke-48, dilakukan di Aula Kantor Gubernur Kepri, bekerja sama dengan PT Askes Tanjungpinang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri diwakili Kepala Bidan (Kabid) Penyakit Tidak Menular, Rustam mengatakan dari sekian banyaknya PNS yang mengidap hiperkolesterol dikarenakan beberapa faktor. Diantaranya gaya hidup menyangkut pola makan.

“Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian tingginya angka kolesterol, trigliserida, gula darah sera tekanan darah tinggi ini disebabkan pola hidup tidak sehat, terutama tentang pola makan dan kebiasaan merokok,” terangnya.

Dikatakan Rustam, selain kurang aktifitas olahraga juga karena faktor keturunan yang menyebabkan kolesterol tinggi. Untuk menghindari hiperkolesterol dilakukan beberapa cara, yakni dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur dan lakukan pola hidup sehat.

“Lakukanlah pemeriksaan kesehatan secara teratur, hindari rokok, lakukan olahraga secara teratur, lakukan diet seimbang serta istirahat yang cukup dan tidak stres,” terangnya.

Kepala PT Askes Tanjungpinang, Wan Effi Yuliana mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan di kalanagan PNS dilingkungan Pemprov Kepri kebanyakan mengalami hiper kolesterol. Ini diakibatkan oleh gaya hidup terutama dalam segi pola makan serta kurangnya berolahraga.

“Setengah PNS yang melakukan pemeriksaan mengalami hiperkolesterol, kadar gula tinggi dan lainnya. Dikarenakan kurangnya aktifitas atau pergerakan yang dilakukan untuk membakar lemak,” ungkapnya.

Wan menghimbau, bagi kalangan PNS dikarenakan terlalu banyak bekerja dan pola makan yang tidak seimbang serta kurangnya pergerakan untuk membakar lemak dan ini harus dilakukan pencegahan.

“Lakukan pemeriksaan secara rutin dan kontinyu, olahraga serta lakukan konsultasi agar bisa mengetahui apa-apa untuk menghindari terjadinya hiperkolesterol,” terangnya singkat.

0 Comments: